Fakultas Studi Islam UMRI Gelar Kajian Rutin Bertema Canva sebagai Media Kreatif Pembelajaran Islam Kekinian
Fakultas Studi Islam (FSI) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) kembali menyelenggarakan kegiatan Kajian Rutin Fakultas Studi Islam sebagai bagian dari upaya penguatan literasi keislaman dan peningkatan kualitas pembelajaran di lingkungan akademik. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jum’at, 02 Januari 2026, bertempat di Gedung Tajdid Center Lantai 2, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.

Kajian rutin kali ini mengangkat tema “Canva: Media Kreatif untuk Pembelajaran Islam Kekinian”, sebuah topik yang relevan dengan tantangan pendidikan Islam di era digital. Kajian dipandu langsung oleh Cici Saputri, S.Pd., M.Pd, dosen Fakultas Studi Islam UMRI, yang dikenal aktif mengembangkan inovasi pembelajaran berbasis teknologi dengan tetap berlandaskan nilai-nilai Islam.
Dalam pemaparannya, pemateri menekankan bahwa perkembangan teknologi digital tidak dapat dipisahkan dari dunia pendidikan, termasuk pendidikan Islam. Mahasiswa saat ini merupakan generasi visual dan digital native yang terbiasa dengan tampilan kreatif, visual menarik, serta media berbasis teknologi. Oleh karena itu, pembelajaran Islam dituntut untuk beradaptasi agar pesan-pesan keislaman dapat disampaikan secara efektif, menarik, dan mudah dipahami tanpa menghilangkan substansi nilai ajaran Islam itu sendiri.
Kajian ini juga mengaitkan pentingnya literasi digital dengan nilai-nilai Islam, sebagaimana wahyu pertama yang diturunkan dalam QS. Al-‘Alaq ayat 1–5 yang menegaskan perintah membaca dan belajar. Hal tersebut menjadi landasan bahwa Islam adalah agama yang mendorong umatnya untuk terus berkembang, berilmu, dan adaptif terhadap perubahan zaman.
Lebih lanjut, disampaikan bahwa media pembelajaran memiliki peran strategis sebagai jembatan penyampaian pesan. Rasulullah SAW sendiri telah mencontohkan metode pembelajaran yang komunikatif dan kontekstual melalui cerita, perumpamaan, serta visual sederhana agar pesan dapat dipahami dengan baik oleh para sahabat. Prinsip dakwah bil hikmah dan mau’izhah hasanah menjadi dasar dalam penggunaan media pembelajaran modern.
Pada sesi utama, pemateri memperkenalkan Canva sebagai salah satu platform desain visual berbasis online yang mudah digunakan baik melalui laptop maupun perangkat seluler. Canva dinilai sangat relevan untuk dosen dan mahasiswa karena menyediakan berbagai fitur seperti presentasi, infografis, video pembelajaran, hingga poster dakwah tanpa memerlukan keahlian desain profesional. Keunggulan Canva yang mudah digunakan, hemat waktu, kolaboratif, dan memiliki tampilan menarik menjadikannya media pendukung pembelajaran Islam yang efektif dan kekinian.
Berbagai contoh penerapan Canva dalam mata kuliah keislaman juga dipaparkan, di antaranya visualisasi rukun iman dalam mata kuliah Akidah, langkah-langkah wudhu dan shalat dalam Fiqih, poster adab sehari-hari dalam Akhlak, serta timeline sejarah Islam dalam mata kuliah Sejarah Peradaban Islam. Melalui pendekatan visual ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami materi secara kognitif, tetapi juga mampu menginternalisasi dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Selain sebagai media penyampaian materi, Canva juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana evaluasi dan refleksi pembelajaran, seperti pembuatan rangkuman visual, kuis sederhana, tugas kreatif, hingga refleksi nilai-nilai Islam. Namun demikian, pemateri juga menegaskan pentingnya menjaga etika dan nilai Islam dalam penggunaan media digital, mulai dari meluruskan niat karena Allah SWT, menjaga adab visual dan bahasa, hingga menghormati hak cipta dan sumber konten.
Sebagai penutup, kajian ini menegaskan peran strategis dosen, khususnya dosen muslimah, sebagai teladan yang mampu memadukan profesionalisme, penguasaan teknologi, dan akhlak Islami. Mengajar bukan sekadar transfer ilmu, tetapi juga bagian dari dakwah dan ibadah. Dengan pemanfaatan media yang tepat, pembelajaran Islam dapat tampil modern tanpa kehilangan ruh dan nilai-nilai keislaman.
Melalui kajian rutin ini, Fakultas Studi Islam UMRI berharap dapat terus menghadirkan forum ilmiah dan keislaman yang inspiratif, relevan dengan perkembangan zaman, serta mampu mendorong sivitas akademika untuk berinovasi dalam pembelajaran. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen FSI UMRI dalam mencetak pendidik dan akademisi Muslim yang unggul, kreatif, dan berintegritas.